Read more
Dengan demikian setiap Muslim wajib menjadikanimannya betul-betul muncul dari proses berfikir, selalumeneliti dan memperhatikan serta senantiasa bertahkim(merujuk) kepada akalnya secara mutlak dalam berimankepada (adanya) Allah SWT. Ajakan untuk memperhatikanalam semesta dengan seksama, dalam rangka mencarisunatullah serta untuk memperoleh petunjuk agar berimanterhadap Penciptanya, telah disebut ratusan kali oleh Al-Quran dalam berbagai surat yang berbeda. Semuanyaditujukan kepada potensi akal manusia untuk diajak berfikir dan merenung, sehingga imannya betul-betul muncul dari akal dan bukti yang nyata. Disamping untuk memperingatkannya agar tidak mengambil jalan yang telah ditempuh oleh nenek moyangnya, tanpa meneliti dan menguji kembali sejauh mana kebenarannya. Inilah iman yang diserukan oleh Islam. Iman semacam ini bukanlah seperti yang dikatakan orang sebagai imannya orang-orang lemah, melainkan iman yang berpijak pada pemikiran yang cemerlang dan meyakinkan, yang senantiasa mengamati (alam sekitarnya), berpikir dan berpikir. Melalui pengamatan dan perenungannya akan sampai kepada keyakinan tentang adanya Allah Yang Maha Kuasa.





0 أراء العملاء