Read more
senja sedang mendung di taman. Wika datang lalu duduk di bangku panjang kayu putih. ia menyandarkan punggungnya di bangku itu memandang jalan. di bangku tepi jalan taman itu ia mulai mengeluarkan buku tulis dari dalam diary-nya. di bawah bangku itu rerumputan basah masih berkilauan oleh bekas penyiraman petugas taman. di belakangnya pohon-pohon besar meneduhi gadis 14 tahun itu.
cewek mirip Sharena rizky itu menarik napas dalam-dalam sambil memejamkan mata. ia menahan beberapa saat lalu menghembuskan nafas. cewek remaja itu mulai berbisik,” alhamdulillah akhirnya aku bisa menulis diary. aku punya waktu luang. aku bisa istirahat dan menikmati dunia. aku bahagia.”
cewek itu tersenyum melihat sekitar,” di sini aku merasa lega. di sini aku bisa merasa tenang. lepas semua beban.”
cewek itu terus menulis diarynya di buku biru miliknya sampai selesai. pikirannya konsentrasi menuliskan isi hatinya hal-hal yang ia sukai dan ia alami hari ini. tak pduli aliran dan aturan tata bahasa ia terus menulis.
“selesai.”
setelah itu cewek berjaket biru dan rok biru itu mengamati sekeliling. ia menikmati indahnya pemandangan sekitar. pohon-pohon, burung-burung, langit yang mulai gelap. lampu- lampu taman patria mulai menyala. orang-orang lalu lalang melewatinya. anak-anak kecil berjaket coklat makan permen lolipop. lalu pasang-pasangan cowok cewek bermesraan asyiknya. cewek kelas 2 SMP itu tersenyum bersyukur menikmati indahnya senja di taman.





0 أراء العملاء